Berita
Oleh Yunan Nasution pada hari Minggu, 19 Jul 2015 - 10:17:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Muslim Papua: Insiden Tolikara Bukan Soal Speaker Pak JK

6jusuf-kalla.jpeg
Jusuf Kalla (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang diamini Kapolri Badrodin Haiti yang menyebutkan penyebab terjadinya pembakaran masjid saat muslim Tolikara, Papua melaksanakan salat Idul Fitri, Jumat (17/7/2015) adalah karena pengeras suara atau speaker dibantah seorang netizen yang mengaku sebagai muslim Papua.

Adalah Mukri Nasution dengan akun @NasutionMukri di laman twiternya menuliskan, umat Islam di papua, terutama di daerah di mana Islam merupakan minoritas memang sudah lama tidak lagi menggunakan pengeras suara di masjid dan mushallanya. Tweet dari akun @NasutionMukri ini ramai disebar oleh pengguna whatsapp dan media sosial lainnya. Berikut tweet @NasutionMukri yang mengkritisi pernyataan JK:

“Klo mslh speaker slm ini ummat Islam mematuhi itu, di Yahukimo jg larangan pake speker dihormati kok,” ujar @NasutionMukri di laman twitternya, Jumat (17/7/2015).

“Ini bukan mslh speker pak JK, Muslim di Papua cukup tau diri kok klo kami minoritas, larangan speaker, gak bikin plang nama di depan mesjid dipatuhi.”

“Slama ini kami tak brsuara krn kami nyadar kami minoritas, nah ini sudah kterlaluan." (Baca juga: Ini Surat Larangan Salat Idul Fitri Bagi Muslim di Tolikara)

"Apa harus terus bungkam?.”

“Larangan berjualan hari minggu, kami hormati itu. Apa lagi yg kalian inginkan?.”

“Denda jika ada yang buka toko di hari minggu, ummat Islam mana yg gak patuhi, tp ini klen larang shalat?.”

Hingga berita ini diturunkan, TeropongSenayan belum berhasil mengonfirmasi isi cuitan dari @NasutionMukri.

(Baca juga :Inilah Kecurigaan Pendukung Jokowi Terhadap Insiden Tolikara)

Sebelumnya, pihak Gereja Injili DI Indonesia (GIDI) dikabarkan melayangkan surat pemberitahuan larangan melaksanakan ibadah bagi muslim Tolikara pada saat hari raya Idul Fitri dan melarang muslimah memakai jilbab. Dalam surat tersebut tidak disinggung soal pengeras suara seperti yang dilontarkan Wapres JK.(yn)

tag: #wapres jk  #insiden tolikara  #speaker  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...