Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 06 Agu 2015 - 09:27:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Hidupkan Pasal Penghinaan Presiden Justru Langgar Konstitusi

26irman putra sidin.jpg
Irman Putra Sidin (Sumber foto : Indra Kusuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pakar Hukum Tata Negara Irman Putra Sidin menilai, pengajuan pasal penghinaan presiden yang diajukan pemerintah dalam draf revisi KUHP menyalahi konstitusi.

"Karena Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membatalkan pasal itu, maka tidak bisa lagi dihidupkan lagi. Kalau dihidupkan lagi sama saja melanggar konstitusi," katanya di Jakarta, Kamis (06/08/2015).

DPR sebagai pembuat UU, lanjut Irman, tidak memiliki alasan untuk membahas pasal tersebut. Sebaliknya memiliki alasan untuk menyatakan bahwa tindakan tersebut melanggar konstitusi.

"Tak perlu pasal itu kalau Jokowi merasa terhina sebagai pribadi dan bukan sebgai lembaga presiden bisa lapor polisi, jadi tak perlu lagi ada pasal khusus soal penghinaan presiden," jelasnya.(ss)

tag: #langgar konstitusi  #pasal penghinaan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...