Berita
Oleh Ilyas pada hari Kamis, 06 Agu 2015 - 09:45:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Forum Lintas Wilayah NU Ancam Gelar Muktamar Ulang

86Berita Terbaru Muktamar NU.jpg
Muktamar NU (Sumber foto : Ist)

JOMBANG (TEROPONGSENAYAN) - Kekecewaan ratusan peserta Muktamar Nahdatul Ulama (NU) ke-33 berbuntut pada rencana gugatan terhadap hasil Muktamar. Mereka kecewa karena setiap aspirasi yang diusulkan selalu ditolak.

Pada Rabu malam, ratusan peserta muktamar yang mengatasnamakan Forum Lintas Wilayah ini menolak datang ke sidang pleno di alun-alun Jombang memilih tetap bertahan di Ponpes Tebuireng.

"Kami akan gugat apapun produk Muktamar Jombang," kata KH Abdullah Syamsul Arifin dari PCNU Jember.

Bahakan mereka tidak hanya Menggugat hasil muktamar, peserta muktamar yang sebagian besar penolak Ahlul Halli Wal A'qdi (Ahwa) ini juga mendesak PBNU untuk mengulang Muktamar ke-33 Jombang.

"Kami beri waktu tiga bulan untuk menggelar muktamar ulang, jika tidak diindahkan, kami akan gelar muktamar sendiri," terangnya.

Meski ada ratusan peserta yang kecewa, muktamar ini tetap dilanjutkan. Dalam lanjutan sidang, terpilih sebagai Rais Aam KH. Maruf Amin dan Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum PBNU kembali. (iy)

tag: #muktamar nu  #nu pecah  #peserta muktamar nu kecewa  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...