Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 19 Agu 2015 - 11:45:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Asumsi Makro Harga Minyak USD 60 Per Barel Dinilai Tepat

7Minyak-Dunia.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi XI DPR Andreas Eddy Susetyo menilai, batas bawah harga minyak yang diambil pemerintah sebesar USD 60 per barel dari asumsi makro USD 60-70 per barel sudah tepat.

Namun dirinya mengingatkan bahwa pemerintah harus mengantisipasi adanya gelojak internasional, terutama jika senat Amerika Serikat (AS) menyetujui ditetapkannya perjanjian bilateral antara AS dan Iran.

"Jika hal itu terjadi, minyak Iran akan membanjiri pasar yang otomatis menyebabkan harga minyak anjlok. Perlu ada skenario agar merosotnya harga mintak dunia dan rupiah tidak berimbas terlalu jauh ke sektor ekspor Indonesia. Sebab Indonesia mengandalkan ekspor komoditas dimana pasar komoditas ini akan terpukul apabila harga minyak dunia merosot," kata Andreas pada TeropongSenayan, Rabu (19/8/2015).

Kendati demikian, Andreas mengapresiasi upaya pemerintah dalam merancang asumsi makro dan anggaran yang lebih realistis. Seperti tingkat pertumbuhan menjadi 5.5 persen pada tahun 2016 dari range 5,5-6 persen dalam kerangka ekonomi makro dengan asumsi kondisi ekspor dan impor membaik.

"Namun target ini akan susah tercapai apabila tanpa extra effort karena itu pemerintah perlu menjelaskan sumber pertumbuhan baru," imbuhnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, pemerintah tentunya berharap RAPBN 2016 dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian target pertumbuhan tersebut. Untuk itu, pemerintah menaikkan target pendapatan menjadi Rp 1.848 triliun atau Rp 86 triliun lebih besar dari target pendapatan sebelumnya Rp 1.762 triliun.(yn)

tag: #minyak dunia  #harga minyak  #rapbn 2016  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...