Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 28 Agu 2015 - 16:32:07 WIB
Bagikan Berita ini :

Capim KPK Yang Lolos Di Luar Harapan Publik

77gedung kpk.jpg
Gedung KPK (Sumber foto : Indra Kusuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny K Harman menilai proses seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah memasuki tahap akhir jauh dari ekspektasi publik.

Dari 538 orang yang mendaftar kini tersisa 19 orang. Dari jumlah itu akan disaring lagi jadi 8 orang untuk diserahkan ke Presiden Joko Widodo.

"Memang ada kesan pimpinan KPK yang sekarang pilhan Pansel ini sepertinya jauh dari apa yang diharapkan oleh publik," ujar Benny di DPR, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Partai Demokrat itu menambahkan, kurangnya ekspetasi karena tim Pansel KPK yang salah menggunakan metode. Ia mencontohkan, Pansel KPK menitikberatkan soal integeritas hanya melalui penguasaan pengetahuan tentang ilmu kebangsaan dan hukum atau lebih teoritis.

"Padahal Yang kita butuhkan adalah calon pimpinan KPK yang memiliki integritas teruji dan itu yang tidak kita lihat," ‎tuturnya.

Seharusnya, kata Benny, Pansel KPK melihat kemampuan Capim KPK mengeksekusi UU dalam memberantas tindak pidana korupsi. Sebab, masalah korupsi adalah masalah penegakan hukum bukan masalah imajinasi.(ss)

tag: #pimpinan kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...