Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Selasa, 01 Sep 2015 - 08:33:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Waspadai Motif Kedatangan Direktur IMF ke Indonesia

55imf-ist.jpeg
Logo IMF (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde dijadwalkan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 1-2 September 2015. Christine menegaskan kehadirannya ke Indonesia tidak untuk membicarakan maupun membahas pinjaman baru.

Namun, Sekjen Perhimpunan Kedaulatan Rakyat Khalid Zabidi mengingatkan agar pemerintah mewaspadai kehadiran Christine. Sebab, sangat mungkin ia membawa misi paket ekonomi yang liberal yang pro pasar.

Baca juga :Rupiah Anjlok, DPR: Kok Kerja Pak Jokowi Lama Sekali

"Di tengah krisis ekonomi yang sedang dialami Indonesia, kedatangan direktur IMF bisa dikatakan bentuk keputusasaan pemerintahan Jokowi-JK sehingga merasa perlu berbicara dengan direktur IMF itu," ujar Khalid kepada TeropongSenayan di Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Khalid menambahkan, kedatangan perwakilan IMF itu juga bisa memancing makin meluasnya ketidakpercayaan publik kepada pemerintahan Jokowi dalam menghadapi krisis yang semakin dalam.

"Kita tidak boleh mengulang kembali masuk dalam jebakan IMF untuk kedua kalinya," tegas Khalid.

Seperti dijelaskan Senior Resident Representative IMF untuk Indonesia Ben Bingham, kedatangan Christine ke Indonesia adalah untuk berpartisipasi dalam konferensi tingkat tinggi terjadwal yang diselenggarakan Bank Indonesia dan IMF mengenai masa depan sistem keuangan di Asia.(yn)

tag: #direktur imf  #imf  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...