Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 09 Sep 2015 - 16:17:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Ada Pansus, Kasus Pelindo II Belum Tentu Tuntas

43Didik-Mukrianto-yunan.jpg
Didik Mukriyanto (Sumber foto : Yunan Nasution/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi III DPR Didik Mukriyanto tak menjamin adanya panitia khusus (Pansus) akan menyelesaikan dugaan kasus korupsi yang terjadi di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

Alasannya, menurut Didik, untuk merampungkan kasus PT Pelindo hal itu merupakan domain penegak hukum, dalam hal ini Polri. Pansus hanya sebagai bentuk pengawasan DPR terhadap kinerja Polri agar kasus PT Pelindo terus diusut secara tuntas.

"Penegakan hukum tentunya juga domain yudikatif sehingga kita (Komisi III DPR RI) juga tidak boleh mengintervensi penegakan hukum," ujar Didik saat berbincang dengan TeropongSenayan di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (09/09/2015).

Selain itu, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu juga melihat, pergantian Kabareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso tidak ada korelasinya dengan kasus PT Pelindo II.

"Tidak ada korelasinya kasus Pelindo dengan pergantian jabatan Kabareskirm di Polri. Satu domain penegakan hukum, kedua, formal ketatanegaraan di Polri," jelasnya.(yn)

tag: #pansus pelindo ii  #pelindo ii  #korupsi pelindo  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...