Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Senin, 21 Sep 2015 - 07:48:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Uchok: Sudah Kuat Alasan KPK untuk Periksa Ahok

66Ahok.jpg
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan korupsi di Pemprov DKI Jakarta, khususnya kasus pembelian tanah RS Sumber Waras.

Direktur Central Baudget Center Analysis (CBA) Ucok Sky Khadafi menegaskan, pemeriksaan itu penting agar isu korupsi tidak menjadi alat politik bagi lawan-lawan Ahok di Pilkada 2017 nanti.

"Saya kira sudah kuat alasan bagi KPK untuk periksa Ahok," ujar Ucok kepada TeropongSenayan di Jakarta, Senin (21/9/2015).

Menurut Ucok, jika pemeriksaan Ahok oleh KPK dilakukan saat ini maka hal itu tidak akan mengganggu Ahok dalam mengikuti pilkada 2017.

Kalau Ahok bersalah bisa segera diputuskan, sebaliknya kalau tidak bersalah publik juga akan mengetahuinya.

Ia menanndaskan cukup kuat dugaan Ahok melakukan tindak pidana korupsi, khususnya yang menyangkut soal pembelian tanah RS Sumber Waras. Audit BPK juga menyebutkan bahwa ada dugaan penyimpangan dana Rp 191 miliar rupiah.

"Itu baru yang terkait soal pembelian tanah Sumber Waras. Masih banyak lagi dugaan penyimpangan APBD selama tahun 2014," paparnya.

Ucok mengaku tidak dapat memahami alasan KPK belum juga melakukan pemeriksaan terhadap Ahok. Padahal, BPK sudah lama menyampaikan hasil auditnya. Dan masyarakat pun sudah banyak yang menyampaikan laporan dan mendesak agar KPK segera berindak.

"Saya tidak tahu mengapa KPK yang biasanya agresif kali ini diam saja. Mungkin takut dimusuhi Ahok seperti halnya BPK," pungkas dia.(yn)

tag: #korupsi rs sumber waras  #ahok  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...