Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Minggu, 25 Okt 2015 - 14:34:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Survei Unggulkan Ahok, Prijanto: Jangan-Jangan Itu Jebakan untuk Jualan

2Ahok-tscom-indra.jpg
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ‎Mayjen (Purn) Prijanto mengingatkan agar orang nomor satu di ibukota Basuki T Purnama (Ahok) tidak besar kepala dengan hasil survei yang mengunggulkan dirinya.‎

Menurut Prijanto, saat ini tidak sedikit lembaga survei‎ yang sengaja mendesain 'produknya' demi memenuhi kepentingan pihak-pihak tertentu.‎

"Survei itu bisa saja bohong. Ahok jangan senang dulu dengan survei 23 persen (‎hasil survei SMRC). Jangan-jangan itu jebakan untuk jualan,‎" kata Prijanto menanggapi survei SMRC kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (25/10/2015)

Ia mengatakan, tidak sedikit lembaga survei yang tidak independen. Sehingga lebih memilih kepentingan pragmatis sesaat demi tujuan-tujuan tertentu. ‎‎

"Mereka (lembaga survei) bahkan sengaja tidak menggambarkan kondisi yang sesungguhnya demi kepentingan pragmatis," katnya.
‎‎
‎Karena itu, Prijanto mengingatkan agar Ahok bersama pendukungnya yang tergabung dalam komunitas Teman Ahok tidak terlampau senang dengan hasil survei yang baru-baru ini mengunggulkan Ahok ketimbang calon lain.

‎Sebagaimana diketahui, tidak lama ini hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan peluang Ahok untuk terpilih di Pilkada DKI 2017 lebih tinggi dibanding lawan-lawannya.

Dalam survei tersebut menggambarkan bahwa warga DKI masih menginginkan Ahok kembali memimpin Ibu Kota Jakarta pada periode 2017-2022 mendatang.‎

"Mayoritas responden memang belum menentukan pilihan akhirnya. Namun dari jawaban spontan, dia (Ahok) mendapat dukungan sebanyak 23,5 persen, sedangkan saingan terdekatnya M Ridwan Kamil 3 persen, Fauzi Bowo 2,1 persen. Calon-calon lain termasuk Tri Rismaharini dan Sandiaga Uno di bawah 2 persen," ujar Direktur SMRC, Djayadi Hanan, di Jakarta, Rabu (14/10/2015).(yn)

tag: #ahok  #prijanto  #survei ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...