Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 23 Sep 2015 - 15:27:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Masinton: Putusan MK Bisa Bikin Presiden Selalu Disalahkan

76masinton_pasaribu.jpg
Masinton Pasaribu (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu mengakui putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemanggilan atau pemeriksaan anggota harus ada izin Presiden, akan membuat proses hukum lebih panjang.

Untuk itu, ia meminta dengan adanya putusan MK maka Presiden harus segera merespon secara cepat jika ada anggota dewan yang diperiksa agar Presiden tidak menjadi tumpuan kesalahan.

"Ya memang jadi panjang. Jangan samapi presiden jadi sasaran tembak. Presiden disalahkan karena proses administrasi yang panjang. Presiden harus merespon cepat," ujar Masinton Pasaribu saat dihubungi, Rabu (23/9/2015).

Politisi PDI-Perjuangan itu menambahkan, jika direspon secara cepat tidak ada pihak-pihak tertentu mempermainkan proses hukum

"Waktu yang panjang dimanfaatkan oleh kepentingan. Nanti presiden disalahkan," ungkapnya.

Seperti diketahui MK mengabulkan sebagian permohonan pemohon atas uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Dalam amar putusan, hakim konstitusi Arief Hidayat memaparkan bahwa frasa "persetujuan tertulis dari Mahkamah Kehormatan Dewan" dalam Pasal 245 ayat (1) UU MD3 diubah menjadi "persetujuan tertulis dari presiden”. Sehingga dimaknai pemanggilan dan permintaan keterangan terhadap anggota DPR, yang diduga melakukan tindak pidana sehubungan dengan pelaksanaan tugas, harus mendapat persetujuan presiden. (mnx)

tag: #putusan MK tentang pemanggilan dan permintaan keterangan terhadap anggota DPR  #MPR  #dan DPD yang diduga melakukan tindak pidana sehubungan dengan pelaksanaan tugas harus mendapat persetujuan presiden  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...