Berita
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Senin, 05 Okt 2015 - 18:12:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Yusril: Kemenristek Dikti Harus Belajar Profesional dalam Membuat Surat‎

76Yusril-Ihza-Mahendra.jpg
Yusril Ihza Mahendra (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kuasa hukumSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GICI Depok, Yusril Ihza Mahendra menyebut surat peringatan Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi (KemenristekDikti) untuk STIE GICI aneh.

Pasalnya, kata Yusril, dalam surat tersebut tidak menyebutkan kesalahan atau pelanggaran apa yang mendasari KemenristekDikti dalam mengeluarkan surat.‎

"Saya kira KemenristekDikti harus belajar profesional dalam membuat surat, apalagi yang berkaitan dengan kebijakan yang menyangkut hajat banyak orang,"‎ kata Yusril dalam jumpa pers di kantornya, di bilangan Casablanca, Jakarta, Senin (5/10/2015).

Mestinya, lanjut Yusril, surat peringatan berisi rangkaian catatan atau koreksi yang harus diperbaiki.

"Ini lucu, surat peringatan tapi tidak ada yang diperingati. Malahan isinya memerintahkan kampus ditutup, ijazah dicabut. Apa dasarnya tidak disebut,"‎ cetus Yusril.

Karena itu, Yusril menyarankan, sebelum mengeluarkan surat sebaiknya KemristekDikti membaca dulu aturannya.‎

"Kalau suratnya model begini, Surat Kemristekdikti tidak punya kekuatan hukum apa-apa. Menutup kampus itu kan harus dengan beberapa tahapan.‎

"Kerja ini (suarat) tidak profesional. Mana ada surat peringatan tapi isinya mewajibkan untuk kampus ditutup. Lagian tidak ada dalil hukumnya juga,"jelasnya. (iy)

tag: #kampus abal-abal  #kemenristek dikti  #yusril ihza mahendra  #243 kampus dinonaktifkan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...