Bisnis
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Minggu, 01 Nov 2015 - 09:00:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Sebanyak 40 Drone Siap Mengudara Awasi Kawasan Konservasi

27drone.jpg
Drone (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyiapkan 40 pesawat tanpa awak atau drone untuk peningkatan pengawasan di taman nasional dan kawasan konservasi lainnya.

"Kalau melihat kejadian kebakaran hutan dan lahan yang juga merambat ke kawasan konservasi dan taman nasional, ke depan pencegahan lebih diutamakan. Tapi pengawasan dengan luas ribuan hingga ratusan ribu hektare kan tidak mudah dengan jumlah pengawas yang terbatas," kata Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian LHK Tachrir Fathoni di Jakarta, Minggu (1/11/2015).

Karena itu, menurut dia, pihaknya menyiapkan 40 drone untuk mempermudah tugas pengawasan khususnya di tanam nasional dan di daerah konservasi lainnya.

"Kita sedang menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia, belajar cara pengoperasiannya. Kalau barangnya sudah ada tapi tidak ada yang bisa mengoperasikan ya percuma," ujarnya.

Dia mengatakan, rencananya 40 drone baru akan mulai digunakan pada 2016. Peningkatan pengawasan terhadap kawasan konservasi ke depan, menurut dia, memang dirasakan sangat perlu dilakukan mengingat KLHK menargetkan peningkatan populasi 25 spesis satwa terancam punah hingga 2019.

"Kita juga membuat sensor untuk monitoring satwa seperti di Way Kambas," ujarnya.

Belajar dari kejadian kebakaran hutan dan lahan 2015, di mana ditemukan pula kawasan tanam nasional yang ikut terbakar dan kemudian ditanami karet, ia mengatakan pemanfaatan drone diyakini semakin memperkuat dan mempercepat pengawasan.

"Kita bisa terbangkan drone dengan cepat menyisir seluruh wilayah tanam nasional dalam beberapa jam, misalnya. Jika ditemukan hal mencurigakan, tim bisa dengan cepat menuju titik yang tepat, tidak perlu menyisir lokasi satu per satu," ujarnya.

KLHK juga meningkatkan sarana wisata di kawasan-kawasan konservasi termasuk di taman nasional. Tujuannya tidak lain, menurut dia, untuk meningkatkan devisa.(yn/ant)

tag: #drone  #kementerian-lhk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...