Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 03 Nov 2015 - 23:02:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Kegagalan Perdagangan Bebas dengan Tiongkok, Bahlil: Jangan Terulang Pada MEA

96bahlil-hipmi-2.jpg
Bahlil Lahadalia (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia mengingatkan agar kegagalan perdagangan bebas antara Tiongkok-Indonesia jangan terulang kembali dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan berlaku pada tahun 2016.

Bahlil menjelaskan, kegagalan perdagangan bebas antara Tiongkok-Indonesia. Indonesia lebih dijadikan pasar bagi Tiongkok dimana produk-produk dan jasa lebih dominan dari negara tirai bambu tersebut.

"Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki, Indonesia dapat saja tidak mengulangi kegagalan perdagangan dengan Tiongkok," ujar Bahlil Lahadalia di kantornya, Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Sehingga, agar ancaman itu tidak menjadi kenyataan, tegas Bahlil, Indonesia harus membangun dan meningkatkan daya saingnya.

Selain itu, dengan diluncurkannya paket-paket besar kebijakan dibidang ekonomi oleh pemerintah, dirinya optimis pemulihan ekonomi akan segera datang dengan segera dan negara ini siap menghadapi MEA 2016.

"Dengan dukungan yang kuat dari dunia usaha, dampak dari paket-paket tersebut akan menjadi daya saing dalam menghadapi MEA," ungkap Bahlil. (mnx)

tag: #hipmi  #masyarakat-ekonomi-asean  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...