Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 09 Nov 2014 - 00:52:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Izin Sektor Migas Berbelit, Investor pun Mabur

32Kilang Balongan.jpg
Kilang Balongan, salah satu andalan penghasil minyak nasional (Sumber foto : Eko S Hilman)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-Buruknya sistem investasi di Indonesia terutama di bidang energi memicu banyaknya kalangan investor asing yang mengurungkan niatnya untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Hal itu diungkapkan Lukman Mahfoedz, presiden direktur & CEO PT Medco Energi. Dia sendiri mengungkapkan mahal dan masih berbelitnya biaya investasi di sektor migas.

“Biayanya sangat mahal. Apalagi infrastruktur dan perizinan belum terlalu dimaksimalkan untuk berpihak kepada kita,” keluhnya. Menurut Lukman, biaya untuk melakukan eksplorasi sangat mahal dan berisiko tinggi. Dia mengestimasi, biaya pemboran satu lubang sumur membutuhkan biaya sekitar US$ 1 juta.

“Biasanya di satu lokasi tidak hanya satu lubang yang dibor,” katanya di Jakarta, akhir pekan ini. Lukman menjelaskan, sumur yang dibor tidak selalu memperoleh hasil, bahkan sering gagal. “Kalau sudah begitu biaya yang dikeluarkan dipastikan hilang,” tuturLukman.

Beberapa bulan lalu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) mengumumkan 12 perusahaan asing mengalami kerugian hingga US$ 1,9 miliar akibat gagal melakukan eksplorasi di wilayah laut dalam. (b)

tag: #sektor  #migas  #butuh  #modal  #besar  #investor  #kabur  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...