JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Pemadaman listrik secara bergilir di sejumlah wilayah di Indonesia sepertinya risiko yang harus diterima masyarakat lantaran pasokan listrik yang selalu kurang. Berbagai wacana sebagai solusi untuk mengatasi persoalan tersebut terus digulirkan termasuk rencana yang teranyar adalah pembangunan pembangkit listrik 'raksasa' di Cilacap, Jawa Tengah dengan kapasitas 5.000 mega watt (MW).
Menyikapi permasalahan yang selalu berulang itu, anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi menilai sudah saatnya Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk segera merealisasikan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), disamping gas dan batubara untuk mengatasi kekurangan listrik masyarakat Indonesia.
“Sudah waktunya PLN memikirkan bagaimana mempercepat pemenuhan kebutuhan rakyat akan listrik. Sehingga masyarakat tidak harus menikmati listrik yang selalu byar-pet (nyala-mati),” ungkap Kurtubi saat kunjungan kerja Komisi VII ke Sumatera Selatan baru-baru ini seperti dikutip TeropongSenayan dari situs resmi DPR RI, dpr.go.id.
Politisi NasDem ini menyayangkan sejumlah pihak yang memberikan pemahaman salah terhadap masyarakat yang lebih menonjolkan aspek negatif dari pada manfaatnya, Dia pun mencontohkan Perancis yang hampir 90 persen pembangkit listriknya menggunakan tenaga nuklir, dan sejauh ini negara tersebut aman-aman saja.
“Selama ini masyarakat diberi gambaran bahwa nuklir itu membahayakan. Sehingga menjadi momok yang menakutkan. Padahal pola pikir seperti itu yang harus dihilangkan. PLN harus dinamis, jangan kaku. Ini demi kepentingan rakyat,” tegasnya.
Untuk bisa merealisasikan hal tersebut, mantan pengamat migas ini menambahkan PLN harus bekerjasama dengan Batan (Badan Tenaga Atom Nasional) dan Bapeten (badan pengawas tenaga nuklir). Dengan demikian ia meyakini Indonesia tidak akan lagi kekurangan listrik, karena memang pada dasarnya Indonesia kaya akan sumber daya alamnya.(b)
Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.
tag: #PLN #PLTN #Listrik