Berita
Oleh Agus Eko Cahyono pada hari Kamis, 18 Des 2014 - 19:40:57 WIB
Bagikan Berita ini :
Beralasan Hindari Badai

Wow, 1928 Kapal Vietnam Ijin Masuk Perairan Indonesia

82kapal ikan dipantai.jpg
Kapal Ikan (Sumber foto : Eko S Hilman/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pemerintah didesak mengawasi 1928 kapal ikan Vietnam yang mengajukan permohonan izin masuk wilayah perairan Indonesia dengan alasan menghindari badai. Jika alasan itu bersifat kemanusiaan, pemerintah Indonesia sebaiknya memberikan izin.

"Tapi kalau hanya akal-akalan saja dan ditemukan pelanggaran, aparat harus menangkap kapal ikan tersebut," kata Mahyudin, Wakil Ketua MPR di Jakarta, Kamis (18/12/2014). Dia mengatakan itu usai membuka peluncuran buku 'Laut Masa Depan Indonesia' karya Laksamana TNI (Purn) Bonar Simangunsong di gedung DPR.

Namun mengingat banyaknya kapal ikan dan rawan diawasi, Mahyudin minta pemerintah sebaiknya menolak izin kapal nelayan Vietnam itu. Jika mereka membandel, dia optimis armada TNI AL bisa menangkap kapal asing tersebut. "Seperti ketika berhasil menumpas pembajak di Somalia," katanya.

Hanya saja Mahyudin tidak setuju dengan aksi tembak di tempat bagi nelayan asing yang terbukti mencuri ikan di perairan Indonesia. Sebaaiknya kapal tersebut dibawa ke darat untuk diadili. "Jika terbukti bersalah, baru boleh kapal itu ditenggelamkan," ungkap dia.

Mahyudin menyambut positif upaya pemerintah membuat efek jera para pelanggar yang memasuki wilayah kelautan Indonesia. Namun dia mina langkah penenggelaman kapal ikan asing itu hendaknya dilakukan secara berkesinambungan, bukan untuk pencitraan.

Sementara itu Sekretaris Dewan Kelautan Indonesia (Dekin), Dedy H. Sutisna yang hadir pada acara tersebut, mengungkapkan sekitar 40 persen armada pelayaran internasional melewati wilayah laut Indonesia. "Ini potensi masa depan Indonesia, yakni di laut," ujar Dedy.

Dedy menjelaskan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, laut harus dikelola dengan prinsip-prinsip ekonomi dengan segala aspeknya antara lain pariwisata dan budaya bangsa. "Jadi, laut harus dikelola baik dari aspek hukum, ekonomi dan budaya bangsa Indonesia,” pungkasnya.(ec/ris)

tag: #Kapal Ikan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Analis Apresiasi Menteri Imipas Tegas Berantas Narkotika di Lapas, Selaras Asta Cita Prabowo

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 11 Apr 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dukungan terhadap langkah tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Jenderal Pol. (Purn) Pol. Drs. Agus Andrianto, SH., M.H., dalam memberantas peredaran ...
Berita

Sosialisasikan UU Lalu Lintas, Squad Nusantara Kab Tangerang Gandeng Polresta Tangerang

KABUPATEN TANGERANG (TEROPONGSENAYAN) --Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, Squad Nusantara Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan Polres ...