Opini
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Sabtu, 20 Des 2014 - 08:11:28 WIB
Bagikan Berita ini :

Fungsi Pengawasan dan Legislasi DPR 2009-2014 Jeblok

92gedung dpr.jpg
Gedung DPR (Sumber foto : Eko Hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Kinerja DPR periode 2009-2014 dari sisi program legislasi (penyusunan UU) jauh dari harapan. Target 247 rancangan undang-undang yang masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas), ternyata hanya mampu diselesaikan 170 saja.

"Artinya salah satu fungsi DPR ini tidak bisa dilaksanakan secara maksimal, DPR hanya bisa menjalankan fungsi legislasi sekitar 45 persen saja," kata peneliti senior Forum Masyarakat Perduli Parlemen Indonesia (Formappi) Tommy Legowo, Sabtu (20/12).

Tidak hanya fungsi legislasi dewan yang jauh dari target, tugas pengawasan yang menjadi kewajiban DPR pun tidak berjalan maksimal. Formappi melihat fungsi pengawasan dari ukuran minimnya panitya kerja (Panja) untuk penyelidikan terhadap kebijakan eksekutif.

"Tidak ada panja penyelidikan baru yang dibentuk kecuali terkait kasus lama seperti sekandal Bank Century, otonomi khusus Papua dan soal TKI," lanjutnya.

Atas dasar itu, lanjut Tommy, praktis fungsi pengawasan ataupun kontrol yang dimiliki dewan jeblok, tidak efektif dan maksimal terutama pada periode terakhir masa jabatannya. Tidak disebutkan rincian faktor penyebabnya tapi kemungkinan karena bertepatan dengan tahun politik terutama karena seluruh anggota mempersiapkan pemilu sehingga kewajiban sebagai anggot DPR terabaikan.(ss)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #kinerja  #dpr  #jeblok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Jumhur yang Punya Hati dan Otak

Oleh Swary Utami Dewi
pada hari Selasa, 28 Apr 2026
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat baru saja dilantik oleh Presiden. Pelantikan ini tak bisa dibantah membawa angin segar untuk mengatasi secara efektif berbagai masalah lingkungan di Indonesia. ...
Opini

Menjemput Fajar Budi: Menggugat Tidur Panjang Kaum Terpelajar

I. Prolog: Kebisingan dalam Kesunyian Di negeri yang sibuk membanggakan pertumbuhan dan deret angka keberhasilan, ada satu hal yang justru kian menghilang: suara nurani. Kita hidup dalam ...