Bisnis
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 07 Jan 2015 - 15:42:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Tata Kelola Migas Masih Membuka Praktik Mafia

74diskusi migas.jpg
Diskusi tentang Migas di Hotel Century (Sumber foto : Bara Ilyasa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Tata kelola migas saat ini masih membuka peluang besar untuk praktik-praktik penyelewengan yang dilakukan oleh mafia migas. Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Komite Tetap Hulu Migas Kadin Firlie Ganinduto.

Menurut Firlie, hadirnya Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) sebagai reinkarnasi dari BP Migas yang telah dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"SKK Migas kenyataannya tidak lain reinkarnasi dari BP Migas yang sudah dibubarkan MK," ujarnya dalam seminar bertema pengaturan kembali tata kelola gas untuk mewujudkan kedaulatan energi, Rabu (7/1).

Permasalahanya, kata Firlie, SKK Migas kenyataannya tidak bisa melakukan Penjualan Migas. SKK Migas juga dibiayai oleh negara sehingga selalu menjadi celah yang jadi titik lemah.

Pada bagian lain, katanya, permasalahan juga ada dalam Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas (BPH Migas). Lembaga tersebut yang seharusnya sebagai pengatur tapi ternyata tidak memiliki komoditas minyak dan gas sehingga tidak bisa mengatur ke tingkat daerah yang tidak memiliki infrastruktur pendistribusian migas.

"Badan BPH Migas mengatur Hulu Migas namun tidak memiliki Migas, tata kelola ini jelas salah," Ungkapnya.

Hal lain yang merupakan perpanjangan tangan dari Kementrian ESDM yaitu Dirjen Migas tidak maksimal dalam pengawasan tata kelola migas tersebut. "Menurut saya kalau misalnya kepolisian mengeluarkan SIM, polisi pula yang melakukan pengawasan terhadap pengendara tersebut, sama halnya dengan dirjen Yang bisa memberikan perjanjian tapi tidak melaukukan pengawasan, jelas ini celah mafia Migas bermain di sini," pungkasnya.(ss)

tag: #Peluang  #mafia  #migas  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...