Bisnis
Oleh Mandra Pradipta pada hari Senin, 02 Feb 2015 - 14:09:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Tahun 2015, Menteri Siti Nurbaya Genjot Ekspor Kayu Hutan 33 Juta M3

2SitiNur.JPG
Menteri LH-Kehutanan Siti Nurbaya Saat Raker dengan Komisi IV DPR, Selasa (2/2/2015) (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menargetkan ekspor kayu senilai US$ 6,5 miliar tahun 2015. Jumlah sebesar itu diperoleh dari produksi kayu hutan alam sebesar 7 juta meter kubik dan hutan tanaman 26 juta meter kubik.

"Ini akan kita percepat sumbangan perekonomian dari sektor kehutanan bisa meningkat. Dan kita juga perlu dukungan dari pihak DPR agar program ini bisa terealisasi," kata Siti dalam dalam raker dengan Komisi IV DPR, di gedung KK IV komplek parlemen, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Selain itu Siti juga mengungkapkan akan ada rehabilitasi hutan mangrove 2.000 hektar dan pemberdayaan masyarakat di hutan kemasyarakatan serta hutan desa sebanyak 100 unit. Langkah ini bertujuan untuk mendorong memaksimalkan produksi hutan rakyat.

"Bila pemberdayaan ini berjalan maksimal kita bisa meningkatkan produksi hutan rakyat 15 juta meter kubik," ujarnya. Saat ini potensi produksi kayu dari hutan mangrove masih dipandang sebelah mata alias belum ditangani dengan baik.

Tak hanya itu, guna mendorong penerimaan Siti mengaku akan membenahi 50 taman nasional yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, guna menggenjot wisata alam di Indonesia. "Perlu diketahui pak ketua, pariwisata alam kita menurun belakangan ini akibat kerusakan hutan. Ke depan akan kita benahi untuk bisa menggaet wisatawan lagi," pungkasnya.(ris)

tag: #siti nurbaya  #Hutan  #Komisi IV  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 01 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...