Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 21 Jul 2017 - 05:57:41 WIB
Bagikan Berita ini :

RUU Pemilu, Paket Usulan Pemerintah Menang

9paripurnaruupemilu.jpg
Rapat Paripurna DPR pembahasan RUU Pemilu, di DPR, Jakarta, Kamis (20/7/2017) (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Rapat paripurna pembahasan RUU Pemilu di DPR akhirnya disahkan secara aklamasi dengan opsi Paket A. Paket, dengan klausul presidential threshold 20 % ini merupakan usulan pemerintah.

Sebelum disahkan, empat fraksi partai politik di DPR RI yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera melakukan walkout karena menolak pengambilan keputusan isu presidential threshold dengan cara voting.

Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto saat menyampaikan pandangan menyatakan pihaknya tidak bertanggung jawab dan tidak ikut pengambilan keputusan.

"Kami tidak ikut dan tidak bertanggung jawab atas hasil," kata Yandri dalam rapat paripurna, Kamis (21/7/2017).

Ketua Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani juga memiliki pandangan yang sama yakni jika ambang batas calon presiden (Presiden Treshold) 20 persen maka akan bertentangan dengan UUD 1945.

"Kami menyatakan tidak ikut dalam pengambilan keputusan," tegas Muzani.

Sikap tersebut diikuti Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PAN yang meninggalkan ruangan rapat paripurna. Tak hanya itu, tiga pimpinan DPR RI yang berasal dari fraksi yang sama yakni Fadli Zon, Taufik Kurniawan dan Agus Hermanto juga ikut walkout.

Setelah meninggalkan ruangan, sebelumnya rapat dipimpin oleh Fadli Zon diserahkan kepada Ketua DPR RI Setya Novanto dan didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Setya Novanto langsung menyatakan Paket A terpilih secara aklamasi karena empat fraksi partai politik yang memilih Paket B keluar.

"Setelah melihat jumlah anggota enam fraksi yang tidak walkout sebanyak 322 orang dan memilih opsi A, maka kita putuskan opsi A secara aklamasi kita setujui," kata Novanto.

Paket A terdiri atas :

Presidential Threshold : 20-25 %
Parliamentary Threshold : 4 %
Sistem pemilu : terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-10
Metode konversi suara: sainte lague murni (plt)

tag: #ruu-pemilu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...