Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 29 Jul 2018 - 23:29:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Koalisi Jokowi Sebut Keputusan Ijtima Ulama Akan Sia-sia

28awiek-ppp-1.jpg.jpg
Politikus PPP Baidowi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politikus Partai Persatuan Pembagunan (PPP) Ahmad Baidowi menilai rekomendasi Ijtima Ulama yang mencalonkan Prabowo Subianto menjadi Capres 2019 akan sia-sia. Pasalnya, keputusan itu bukan datang dari pimpinan partai politik.

"Terlebih pencalonan presiden dan wapres tersebut harus melalui parpol yang memiliki 20% kursi atau 25% suara hasil pemilu sebelumnya sesuai ketentuan UU 7/2017 yanv saat ini masih berlaku," kata Baidowi saat dihubungi, Minggu (29/7/2018).

Kendati demikian, dirinya menghargai rekomendasi tersebut. Namun ada batasan threshold yang harus dipenuhi untuk mencalonkan seseorang menjadi calon presiden dan wakil presiden.

"Kita hargai ijtima tersebut yang mencoba memformulasikan figur penantang Jokowi sehingga Pilpres bukan calon tunggal," katanya.

Baidowi juga melihat Ijtima yang di gerakin olehGerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) tidak bisa dibilang sebagai keinginan semua para ulama.

"Karena ulama dari organisasi mainstrem tidak bergabung di dalamnya," tandasnya. (Alf)

tag: #ppp  #pilpres-2019  #gnpfmui  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...