Berita
Oleh M Anwar pada hari Kamis, 20 Sep 2018 - 22:05:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Bentrok Pecah Usai Pendukung Jokowi Lempari Mahasiswa Saat Aksi

56Mahasiswa-Aksi-medan.jpg.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

MEDAN (TEROPONGSENAYAN)--Aksi unjuk rasa dua kubu massa yang pro dan kontra terhadap Jokowi berakhir bentrok di depan DPRD Sumatera Utara, Kamis (20/9/2018).

Bentrokan diawali aksi saling lempar antara kedua kubu yang menyampaikan tuntutan berbeda.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bentrokan terjadi saat anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS, Zulkarnain sedang menerima aspirasi Aliansi Mahasiswa Se-Kota Medan yang demo mendesak Jokowi mundur dengan alasan tidak mampu memperbaiki kondisi ekonomi dari keterpurukan.

Saat Zulkarnain berada di atas mobil komando dan para mahasiswa sedang mendengarkan tanggapannya, tiba-tiba lemparan air mineral bermunculan dari massa pengunjuk rasa pro pemerintahan Jokowi menamakan Komunitas Masyarakat Cinta NKRI.

Lemparan ini memancing emosi mahasiswa dan membalas lemparan tersebut.

Aksi saling lempar ini hanya berlangsung singkat, ratusan personil kepolisian yang ada dilokasi langsung menjauhkan dua kelompok massa. Pada akhirnya aksi saling lempar berhasil dihentikan.(yn/rmol)

tag: #mahasiswa-melawan  #aksi-mahasiswa  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...