Berita
Oleh Sahlan pada hari Sabtu, 03 Nov 2018 - 13:18:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Lion Air Belum Disanksi, YLKI: Menhub Lembek!

74tulus.jpg
Tulus Abadi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Belum adanya sanksi tegas dari pemerintah terhadap maskapsi Lion Air pasca tragedi jatuhnya pesawat dengan nomor penerbangan JT-610, Senin (29/10/2018) lalu mendapat sorotan dari Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi.

"Nyali Kemenhub saya melihat lembek. Sanksi yang dilakukan itu lembek," tegasnya dalam diskusi bertajuk "Awan Hitam Penerbangan Kita" di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2018).

Beberapa waktu lalu, Menhub RI Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait penyebab jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dengan nomor lambung PK-LQP.

Namun menurut Tulus, seharusnya dalam memberikan sanksi atas audit yang dilakukan, Kemenhub tak perlu menunggu hasil penyelidikan KNKT, sebab Lion Air sudah jelas-jelas melakukan pelanggaran.

"Oke lihat hasil KNKT. Tapi kan dia sudah nyata dalam melakukan pelanggaran," ujar Tulus.(yn)

tag: #lion-air  #ylki  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...