Bisnis
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 29 Nov 2018 - 15:02:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Satu Mobil Lisrik Dibandrol Rp5 Miliar, Jonan 'Angkat Tangan'

18jonan3.jpg.jpg
Menteri ESDM Ignatius Jonan (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku 'angkat tangan' alias tidak mampu membeli mobil listrik pribadi. Kenapa? karena gajinya tidak cukup untuk itu.

"Saya disuruh jadi contoh dulu untuk memiliki mobil listrik. Lha bagaimana, harganya masih sekitar Rp 5 miliar untuk sejenis Mercy S Class dari Tesla kalau impor. Tidak cukup gaji saya," canda Jonan dalam acara Pertamina Energy Forum 2018 di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Namun Jonan mengakui telah memiliki motor listrik senilai Rp15 juta. Setidaknya menurutnya itu menjadi langkah mengawali era kendaraan listrik.

Jonan menjelaskan permasalahan mahalnya kendaraan listrik di Indonesia juga menjadi kendala untuk memulai era elektrifikasi industri otomotif.

Hal itu, menurutnya, akan mungkin menjadi masif apabila dukungan berupa pemberian insentif bagi pengembang mobil listrik di Indonesia.

Tentu saja juga didukung dengan infrastruktur SPBU listrik yang sudah banyak tersedia di beberapa daerah.

Sedangkan, jika era kendaraan listrik tidak dimulai, maka pada tahun 2025 diperkirakan impor minyak dan gas bumi bisa dua kali lipat.

"Gini saja, tidak perlu beli kendaraan listrik sekarang, pakai saja kompor listrik, kan sudah murah juga sekarang banyak dijual, itu sudah mengurangi gas," katanya.

Upaya dorongan pengembangan kendaraan listrik adalah usaha dari pemerintah untuk mengurangi beban impor migas, selain itu juga dapat mengurangi emisi gas buang.(plt/antaranews.com)

tag: #ignasius-jonan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...