Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Kamis, 27 Des 2018 - 13:41:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Lereng Tol Salatiga-Kartasura Longsor, Begini Kata Menteri PUPR

73Lereng Tol Salatiga-Kastasura longsor.jpg.jpg
Lereng Tol Salatiga-Kastasura longsor (Istimewa) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono buka suara soal lengsernya lereng Tol Salatiga-Kartasura di Kilometer 489 di Wilayah Desa Tanjungsari Kecamatan, Banyudono, Boyolali yang sempat viral di media sosial.

Menurut Basuki, longsoran tersebut disebabkan karena belum tumbuhnya tanaman di sekitaran lereng. Pasalnya, keberadaan tanaman di sekitar lereng sangat penting untuk menyerap air ketika hujan

Meskipun begitu, Basuki menyebutkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan peristiwa tersebut. Pasalnya, amblesan yang ada hanya terjadi di lereng jalan saja dan tidak sampai merembet ke badan jalan.

"Itu tebingnya, jadi badan jalannya masih utuh. Bukan jalannya yang lengser tetapi tebingnya. Itu enggak masalah yang penting badan jalannya enggak amblas," jelasnya.

Basuki juga menyayangkan masalah kecil tersebut terlalu dibesar-besarkan, lantaran lereng yang longsor hanya sepanjang 20 meter saja dari 33 kilometer panjang tol tersebut.

"Hal kecil saja ini kan 20 meter misalnya dari panjang 33 kilometer itu yang kena gerusan air cuma 20 meter itu empat hari selesai," pungkas Basuki. (ahm)

tag: #kementerian-pupr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...