Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Selasa, 05 Feb 2019 - 15:02:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Dalam Empat Tahun Terakhir, Kementerian PUPR Bangun 949 Embung

tscom_news_photo_1549353741.jpg
Embung (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim telah membangun 949 embung dalam empat tahun terakhir.

Ya, seperti nyatakan Kementerian PUPR pada 2018 lalu saja mereka telah membangun 103 embung melalui melalui Ditjen Sumber Daya Air.

Dengan tambahan jumlah embung tersebut, maka selama empat tahun (2015-2018), maka jumlah embung yang dibangun telah berjumlah 949 buah.

"Di beberapa daerah masyarakat masih kesulitan memperoleh air bersih. Realitas ini menjadi perhatian kami untuk membangun infrastruktur yang salah satunya melalui pembangunan embung," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/2/2019).

Menteri PUPR juga menjelaskan, dimensi embung yang dibangun bervariasi dengan kapasitas tampung antara 1.000 hingga 500.000 m3 dan kedalaman dibawah 15 meter.

“Tahun ini Kementerian PUPR berencana akan membangun 104 embung yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, sehingga total embung yang terbangun hingga 2019 berjumlah 1.053 embung,” jelasnya lagi.

Menurut Basuki, Keberadaan embung selain untuk irigasi sawah juga bermanfaat untuk konservasi air yang dapat digunakan sebagai sumber air baku, sumber air bagi ternak terutama pada saat musim kemarau. (ahm)

tag: #kementerian-pupr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...