Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Senin, 11 Mar 2019 - 16:19:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Darmin: Bebas Bea Masuk Impor Sapi Australia Ada Batasannya

tscom_news_photo_1552295990.jpg
Peternakan sapi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyatakan kebijakan pembebasan tarif bea masuk impor sapi Australia ada batasannya, sehingga tidak perlu dikhawatirkan akan mengganggu industri peternakan Indonesia.

"Sampai jumlah tertentu (Bebas bea masuk). Begitu lebih, maka kena dia (bea masuk impor)," ujar Darmin usai menghadiri seminar Smart Country Initiatives & E-government Experiences Sharing di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Meski begitu, Darmin tidak menyebutkan secara detail batasan jumlah impor sapi yang dibebaskan dari bea masuk impor, namun dia memastikan, impor sapi dari Australia tidak akan membuat sapi di dalam negeri semakin membludak.

"Nanti tanya Menteri Perdagangan (Batasannya). Tapi, itu yang paling lama diperdebatkan. Australia minta berapa, kita ngotot berapa. Ya, jadi tidak akan kemudian berlebih-lebihan, karena begitu lebih dari jumlah itu kena bea masuk," ujarnya lagi.

Perlu diketahui, Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA) telah disetujui secara resmi oleh kedua negara pada Senin 4 Maret lalu.

Dalam perjanjian itu, akan dieliminasi 100 persen tarif barang asal Indonesia ke Australia dan 94 persen tarif barang Australia ke Indonesia. (ahm)

tag: #sapi-impor  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...