Bisnis
Oleh mandra pradipta pada hari Kamis, 18 Jul 2019 - 10:19:43 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Dorong Pemerintah Bangun Bandara Tarif Murah

tscom_news_photo_1563419983.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono meminta, bandara low cost carrier (LCC) perlu segera dibangun untuk menampung pesawat-pesawat bertarif murah.

Selama ini pemerintah belum membangunnya. Padahal, sekitar 70 persen pesawat yang beroperasi merupakan pesawat LCC.

"Pemerintah ini dari dulu sampai sekarang belum menyediakan bandara low cost carrier. Ada satu di Cengkareng tapi dibuat-buat, seakan-akan LCC," kata Bambang di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Tapi, lanjut Politisi Gerindra ini, sesungguhnya Indonesia belum memiliki bandara LCC untuk menampung 70 persen pesawat-pesawat LCC. Selama ini, layanan bagi pesawat LCC itu disamakan dengan pesawat yang non LCC.

"Jadi bagaimana dia bisa menjual tiketnya lebih murah, kalau landing fee-nya sama dengan ekonomi full service dan parking fee-nya sama dengan ekonomi full service," tuturnya.

Bambang juga menyampaikan persoalan pesawat holding (berputar-putar di udara) untuk menunggu antrian mendarat. Pesawat yang holding jadi boros bahan bakar.

"Percuma pemerintah menurunkan harga avtur, bila konsumsi avturnya boros. Mestinya, pemerintah membangun runway bandara yang bisa didarati lebih dari 30 pesawat. Di Inggris, runway bandaranya bisa didarati 100 pesawat silih berganti. Jadi, tak ada yang holding di udara," tegasnya.(plt)

tag: #dunia-penerbangan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...