Bisnis
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 26 Jul 2019 - 08:56:49 WIB
Bagikan Berita ini :

Harga Anjlok, Berani kah Pemerintah Hentikan Impor Garam?

tscom_news_photo_1564106209.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunggu realisasi pemerintah terkait pernyataan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang bakal meminta Presiden Joko Widodo menghentikan impor garam.

"Kita tunggu konsistensi Pak LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) soal setop impor garam, kapan akan direalisasikan," kata Wakil Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS Riyono, di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Menurut dia, saat ini tata niaga garam di Indonesia mengalami kondisi terburuk sejak 1986.

Riyono meminta pemerintah lebih fokus memikirkan keluhan petani garam.

Dia menjelaskan bahwa saat ini produksi garam nasional hanya dua juta ton/tahun, sedangkan kebutuhan garam konsumsi dan industri tiga juta ton. Dengan demikian, lanjutnya, terdapat defisit kebutuhan garam hingga satu juta ton/tahun.

Sebelumnya, Luhut menyarankan Presiden Joko Widodo menghentikan impor garam sebagai salah satu pemicu harga garam anjlok.

"Tadi, saya saran ke presiden soal harga garam supaya jangan lagi impor, karena saya pikir itu membuat harga garam jadi turun, apalagi impor pada waktu panen," kata Luhut di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Realisasi impor garam untuk kebutuhan industri pada semester I-2019 telah mencapai sekitar 1,2 juta ton dari alokasi impor yang diberikan awal tahun sebesar 2,7 juta ton untuk 55 perusahaan. (plt)

tag: #garam  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...