Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Senin, 19 Agu 2019 - 18:22:20 WIB
Bagikan Berita ini :

Sektor Manufaktur Terdepan Gunakan Teknologi 5G

tscom_news_photo_1566213740.jpg
Teknologi 5G (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Industri manufaktur diproyeksikan akan menjadi sektor pertama yang memanfaatkan jaringan seluler generasi kelima (5G) ketika nanti teknologi tersebut diterapkan.

"Jaringan 5G akan mendukung transformasi digital," kata Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Menurut Ismail, jaringan seluler 5G akan menghadirkan efisiensi biaya pada sejumlah aspek dalam industri, termasuk peningkatan produksi dan perolehan pendapatan baru.

Sementara itu, Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys mengatakan Indonesia akan mengikuti perkembangan global dengan menerapkan jaringan 5G dalam teknologi telekomunikasi.

Jaringan 5G, dikatakan Merza, merupakan solusi atas konsumsi pita lebar (bandwidth) pada sektor industri manufaktur, termasuk dalam penggunaan perangkat Internet untuk segala.

Jaringan 5G juga dinilainya bukan semata hanya mengenai konektivitas melainkan juga terkait kompetensi sumber daya manusia.

"Bagi kami, (jaringan) 5G merupakan kelanjutan (teknologi komunikasi) yang dapat meningkatkan kemampuan bangsa untuk berkompetisi dengan negara lain," kata Merza.

Perlu diketahui, hari ini Smartfren menguji coba jaringan 5G pada frekuensi 28GHz milimeter wave dengan kecepatan unduh maksimum 8,7 GHz di pabrik Marunda, Jakarta Utara. (ahm)

tag: #teknologi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...