Bisnis
Oleh pamudji pada hari Kamis, 07 Nov 2019 - 08:54:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Swasta Boleh Masuk, Infrastruktur Tak Lagi Monopoli BUMN

tscom_news_photo_1573091650.jpg
Ilustrasi proyek infrastruktur (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dalam lima tahun ke depan, proyek-proyek infrastruktur bakal banyak digarap oleh kontraktor swasta. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang membuka pintu bagi masuknya swasta.

“BUMN jangan ambil semuanya, berikan ruang bagi swasta termasuk pengusaha lokal untuk terlibat dalam pengembangan infrastruktur ini,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah acara Peresmian Pembukaan Konstruksi Indonesia 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Presiden mengaku sering mendapat laporan dari kontraktor lokal di provinsi yang tidak memperoleh peluang menggarap proyek infrastruktur di daerahnya.

“Banyak sekali kontraktor lokal, provinsi, berkeluh kesah kepada saya ‘Pak kok semuanya diambil BUMN’. Saya sudah perintahkan, enggak sekali dua kali. Saya harap lima tahun ke depan peran swasta bisa diberikan ruang sebesar-besarnya,” katanya.

Menurut Presiden pendanaan proyek infrastruktur lanjutan tidak mungkin seluruhnya dibiayai oleh APBN. Oleh karena itu, perlu dikembangkan “creative financing” berupa KPBU, PPP, PINA, dan lainnya.

Sementara untuk daerah dengan nilai imbal balik investasi atau Internal Rate of Return (IRR) rendah, Presiden menegaskan, Pemerintah yang akan terjun langsung menangani pembangunannya.(plt)

tag: #proyek-infrastruktur  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...