Bisnis
Oleh Aries Kelana pada hari Minggu, 10 Mei 2020 - 21:09:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Dampak COVID-19, Mazda Motors Cari Pinjaman Dari Tiga Bank Besar

tscom_news_photo_1589119748.jpg
kantor pusat Mazda di Jepang (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – COVID-19 telah membuat sejumlah perusahaan keteteran mengelola keuangannya. Ini membuat mereka harus mencari pinjaman agar bisa bertahan hidup.

Mazda Motor Corp, salah satunya, mencari pinjaman berjumlah sekitar 300 miliar yen (US$ 2,8 miliar) dari tiga megabank Jepang dan pemberi pinjaman lainnya. Itu berdasarkan sumber seperti yang disiarkan channelnewsasia.com (10/5/2020).

Bank-bank tersebut adalah Bank megabank - Mitsubishi UFJ Financial Group, Sumitomo Mitsui Financial Group dan Mizuho Financial Group - bersama dengan Bank Pembangunan Jepang, Sumitomo Mitsui Trust Holdings.

Mereka kabarnya siap memberikan pinjaman tersebut.

Akibat COVID-19, Mazda, seperti kebanyakan pembuat mobil lainnya, telah mengurangi atau menghentikan produksi di pabrik-pabrik di seluruh dunia selama beberapa bulan terakhir ketika pemerintah berusaha membatasi penyebaran virus corona baru.

Penjualan dan neraca mobil Mazda telah melemah bahkan sebelum COVID-19 datang. Mazda telah dilaporkan telah memiliki utang sebesar 650 miliar yen.

tag: #jepang  #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...