Bisnis
Oleh Aries Kelana pada hari Rabu, 13 Mei 2020 - 19:03:38 WIB
Bagikan Berita ini :

Qatar Airways Menunda Pembelian Pesawat

tscom_news_photo_1589371418.jpg
Qatar Airways (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Pandemi COVID-19 telah membuat semua maskapai penerbangan mengalami kerugian, tidak terkecuali maskapai besar. Itu pula yang dialami Qatar Airways.

Perusahaan penerbangan terbesar di Timur Tengah itu bahkan menunda pembelian sejumlah pesawat dari Airbus dan Boeing. Penundaannya tidak dalam hitungan, melainkan hitungan tahun.

"Ya, kami sedang bernegosiasi dengan mereka, jadi saya tidak ingin membicarakan hal ini, tapi ya itu akan ditangguhkan selama beberapa tahun," Akbar al-Baker seperti dikutip reuters.com (13/5/2020).

Laporan itu tidak menyebutkan berapa banyak pesawat yang ingin ditunda atau berapa lama. Qatar Airways memiliki lebih dari 200 pesawat Airbus dan Boeing sesuai pesanan.

Namun penundaan, kata Baker, bisa sampai empat tahun. Itu jika pandemi COVID-19 terus berlangsung hingga tahun ini.

Selain itu, Qatar Ariways dikabarkan juga akan mengurangi armadanya.

Meski begitu, Qatar Airways yang sedang merugi, masih bersedia menyuntikkan modalnya kepada maskapai penerbangan asal Hong Kong Cathay Pacific. Qatar Airways memiliki saham 9,99% di Cathay Pacific.

tag: #pesawat-terbang  #qatar-airways  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...