Bisnis
Oleh Aliyudin pada hari Minggu, 31 Mei 2015 - 00:04:14 WIB
Bagikan Berita ini :
Pasca sanksi FIFA untuk PSSI

Kemenpora Akan Ambil Alih Tata Kelola PSSI

66Tscom-alfitrasalam-ist-30515.jpg
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olah Raga, Alfitra Salam. (Sumber foto : ist/teropongsenayan.com)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pasca pemberian sanksi federasi sepakbola internasional (FIFA) terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mengambil alih tata kelola PSSI.

Meskipun demikian, Kemenpora akan mempelajari terlebih dahulu sanksi FIFA tersebut. "Jika itu (sanksi FIFA) benar, maka tata kelola PSSI akan diambil pemerintah," kata Sekretaris Menpora Alfitra Salam di Jakarta, Sabtu (30/5/2015).

Ia mengaku, Kemenpora belum mendapat tembusan surat keputusan FIFA tersebut. Namun, pihaknya tetap akan mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Salah satu yang dipersiapkan adalah memaksimalkan Tim Transisi.

Tim Transisi ini dibentuk oleh pemerintah setelah adanya pembekuan PSSI per 17 April lalu. Dampak dari pembekuan ini diantaranya berhentinya kompetisi di Indonesia serta ancaman sanksi dari FIFA karena federasi sepak bola Indonesia menilai pemerintah melakukan intervensi.

"Jika semuanya benar maka Tim Transisi akan segera aktif. Yang jelas, Pak Menpora akan memberikan pernyataan resmi untuk masalah ini," katanya. Federasi sepak bola dunia secara resmi telah menurunkan sanksi buat Indonesia.

PSSI dianggap telah melanggar statuta FIFA pasal 13 dan 27 terkait adanya intervensi dari pihak luar dalam hal ini Kemenpora dan Badan Olahraga Profesional Indonesia. Dengan turunnya sanksi yang belum diketahui batas akhirnya itu maka PSSI sebagai induk organisasi sepak bola kehilangan keanggotaan dan timnas Indonesia dilarang mengikuti kejuaraan internasional yang diadakan oleh FIFA maupun AFC.

Selain itu, sanksi FIFA juga melarang Indonesia menerima keuntungan dari federasi sepak bola dunia maupun AFC seperti program pengembangan, kursus atau pelatihan selama sanksi berlangsung. Hanya saja, FIFA tetap memberikan kesempatan kepada Timnas Indonesia untuk tetap berlaga di SEA Games 2015 di Singapura. (al/ant)

tag: #sanksi FIFA  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...