Berita
Oleh Bachtiar pada hari Selasa, 16 Feb 2021 - 20:29:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Politikus PDIP Ini Sambut Baik Ajakan Jokowi Untuk Merevisi UU ITE

tscom_news_photo_1613482148.jpg
I Nyoman Parta Anggota komisi VI DPR RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Keinginan Presiden Jokowi merevisi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mendapat respon positif dari berbagai kalangan termasuk kalangan anggota DPR RI.

Anggota DPR RI dari fraksi PDIP I Nyoman Parta menyambut baik niat Presiden Jokowi tersebut.

"Saya menyambut baik ajakan pak Jokowi untuk merevisi UU ITE karena itu penting sebagai wujud bahwa UU memang harus memuat kejelasan dan diterima semua kalangan," kata Parta yang kini duduk sebagai Anggota Komisi VI DPR RI itu.

Jika memang akan di revisi, Parta mengingatkan beberapa hal harus jadi kajian secara mendalam. Utamanya terkait tafsir soal makna ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. Mesti diperjelas.

"Selama ini memang ada keluhan dalam implementasi UU ITE terutama berkaitan dengan delik pencemaran nama baik dan delik ujaran kebencian yang berdimensi SARA. Dua hal itu sering kabur antara kebebasan menyampaikan pendapat dengan ujaran kebencian, ini yang harus dipertegas dalam rencana revisi nantinya," tegas Politikus PDIP itu.

Parta juga menekankan agar revisi UU ITE nantinya berlandaskan pada spirit demokrasi dan membuka ruang partisipasi publik secara konstruktif. Dengan tanpa rasa takut dan khawatir.

"Undang-undang harus memfasilitasi wargannya untuk bisa bebas menyampaikan pendapat dan harapannnya kepada negara. UU juga harus menyediakan ruang perbedaan. Revisi harus menjamin ada kebebasan menyampaikan pendapat disatu sisi sedangkan di sisi lain kebebasan harus memberi kontribusi positif dengan tetap terjaganya tertib sosial," tegasnya.

tag: #uu-ite  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional melalui SPSE V5

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 27 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Solution mendukung Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam memperkuat ekosistem pengadaan digital ...
Berita

12 Tahun Jadi Pajangan, UU Jaminan Produk Halal Tak Kunjung Ditegakkan?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang lahir pada 17 Oktober 2014 kini genap berusia 12 tahun. Namun hingga 27 Oktober 2026, implementasinya ...