Berita
Oleh Bachtiar pada hari Kamis, 18 Mar 2021 - 12:02:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Rencana Impor Beras Satu Juta Ton, Legislator Gerindra: Menyengsarakan Petani

tscom_news_photo_1616043754.jpg
Endang S. Thohari Anggota Komisi IV DPR RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi IV DPR RI Endang S. Thohari menilai, jika rencana pemerintah untuk melakukan impor beras sebesar 1 juta ton hanya akan menyengsarakan petani.

"Menurut saya menyengsarakan petani kita. Apalagi saat ini di beberapa daerah sedang memasuki masa panen," kata dia, Kamis, (18/3/2021).

Terlebih lagi, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melontarkan pernyataan untuk lebih mencintai dan mendukung produk asli Indonesia.

"Pak Jokowi baru saja membuat pernyataan mencintai produk Indonesia dan benci terhadap produk Asing," kata Endang.

Endang sendiri memastikan, fraksi partai Gerindra sendiri akan mempertanyakan niat impor tersebut kepada Menteri Pertanian ( Mentan) Syahrul Yasim Limpo

"Sebab fraksi Partai Gerindra sangat menyesalkan atas pernyataan Menteri Perdagangan bahwa import 1 Juta ton beras jalan terus dan tidak mengganggu harga gabah di petani. Pernyatan ini terjadi kemungkinan karena kurangnya kordinasi dengan instansi terkait padahal fakta dilapangan hampir seluruh daerah yang sedang panen raya harga gabah jauh dibawah HPP," papar dia.

Fraksi Gerindra, lanjut dia, menyarankan agar Menteri Pertanian dapat menjelaskan kondisi dan fakta dilapangan kepada Menteri Perdagangan.

"Informasi mengenai rencana impor beras 1 juta ton sangat viral sehingga mempengaruhi Pasar oleh sebab itu kementan perlu untuk membuat pengumuman terbuka di media dan bekerjasama dengan Perum BULOG untuk membuat Call Center terkait keseriusan dalam penyerapan gabah & beras petani," tegas dia.

Ia menegaskan, petani dapat menghubungi Call Center bila belum memiilki pasar dan mau menjual gabah dan beras yang sesuai HPP.

"Sehingga petani merasa terlindungi karena petani banyak yang kekurangan informasi. Kementan juga harus memberikan pendampingan pasca panen agar petani dapat menghasilkan Gabah atau beras sesuai standar BULOG," tegas dia.

tag: #impor-beras  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...