Berita
Oleh Bachtiar pada hari Rabu, 14 Apr 2021 - 13:57:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat: Reshuffle Kabinet Untuk Muluskan Keminves

tscom_news_photo_1618383454.jpg
Ray Rangkuti Pengamat Politik (Sumber foto : Istimewa)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-
Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menilai, pembentukan Kementerian Investasi merupakan tindak lanjut dari UU Omnibus Law yang telah disahkan beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, menurut Ray, penggabungan Kemenristek ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, juga untuk memuluskan rencana pembentukan Kementerian Investasi tersebut.

"Selain Omnibus Law, Kemenristek pun demi kebutuhan untuk munculnya Kementerian Investasi ini," kata Ray Rangkuti dalam diskusi daring beberapa waktu lalu.

Menurutnya, konsekuensi logis dari penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud, dan pembentukan Kementerian Investasi adalah perombakan kabinet.

Ray meyakini bahwa perombakan kabinet yang terjadi lebih pada pertimbangan politis dalam rangka mengisi kekosongan dan rencana pembentukan Kementerian Investasi.

"Target realistis dari reshuffle ini gak lebih memang untuk menghadirkan kementerian investasi itu. Tidak dalam rangka melakukan konsolidasi politik seperti (reshuffle sebelumnya)," kata dia.

tag: #reshuffle-kabinet  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...