Berita
Oleh Bachtiar pada hari Senin, 14 Jun 2021 - 19:08:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Pimpinan Komisi VI dari FGerindra Ini Apresiasi Pembatalan Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai Pada ATM Link

tscom_news_photo_1623672499.jpg
Mohamad Hekal Wakil Ketua Komisi VI DPR RI (Berbaju Batik lengan pendek-Tengah) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Mohamad Hekal mengapresiasi keputusan bank-bank BUMN yang membatalkan skema penarikan biaya transaksi antara lain biaya cek saldo dan tarik tunai pada ATM Link bersama. Pembatalan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI dengan sejumlah direksi bank-bank BUMN, Senin (14/06/2021).

Diketahui, Komisi VI DPR RI memanggil sejumlah direktur utama bank BUMN untuk rapat dengar pendapat (RDP) siang ini. Rapat ini membahas tindak lanjut kunjungan kerja reses Komisi VI pada Februari 2021 lalu di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Adapun bank pelat merah yang diundang dalam rapat ini yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI).

"Alhamdulillah pada sore hari ini. komisi VI berhasil meminta bank BUMN membatalkan rencana penetapan biaya transaksi antara lain biaya cek saldo dan tarik tunai pada ATM Link," ucapnya usai RDP sore hari ini, diruang rapat komisi VI.

Legislator Gerindra ini juga mengatakan, pembatalan tersebut sebagai langkah yang tepat karena dianggap membebani masyarakat.

"Justru ini kita meminta dibatalkan karena membebani masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya dijelaskan oleh ketua Himpunan bank negara (himbara) yang juga sebagai Direktur Utama Bank BRI, Sunarso, bahwa penarikan biaya cek saldo dan tarik tunai merupakan salah satu upaya himbara untuk mendorong nasabah perbankan untuk bertransaksi melalui platform perbankan digital.

"Namun, mengingat pada masa Pandemi Covid-19, dimana bank himbara memberikan banyak kemudahan untuk nasabah bank, penetapan biaya transaksi di atm link tersebut dirasakan memberatkan nasabah bank."

tag: #atm  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dorong pengembangan kemampuan dosen untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, dan memperkuat ...
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...