Berita
Oleh Yunan Nasution pada hari Rabu, 08 Jul 2015 - 12:20:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Tulis Kepanjangan BIN Salah, Kemsetneg Minta Maaf

35BINSalah.jpg
Undangan dari Menteri Sekretaris Negara RI, untuk menghadiri pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI, 8 Juli 2015. Dalam undangan tersebut ditulis kepanjangan BIN menjadi Badan Intelijen Nasional. (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) salah menulis kepanjangan BIN yang seharusnya Badan Intelijen Negara menjadi Badan Intelijen Nasional di surat undangan untuk menghadiri pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI, yang rencananya akan dilakukan siang ini sekitar pukul 12.45 di Istana Negara.

(Baca juga :Dosen UI, Bikin Gaduh Umat Islam)

Atas kekeliruan tersebut pihak Kemsetneg buru-buru menyampaikan permohonan maaf melalui siaran pers yang dikirim kepada awak media dengan berkop surat Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia yang ditandatangani Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Djarot Sri Sulistyo. (Baca: Minta Jokowi Mundur, Netizen Bikin Tagar #SudahlahJokowi)

Setelah menyadari adanya kesalahan teknis penulisan pada undangan pelantikan kepala BIN dan panglima TNI, Kemsetneg secepatnya telah menarik dan menggantinya dengan penulisan yang benar. (Baca: Jokowi Dapat Petisi Panas Terkait Silsilah Keturunannya)

Baca juga :Ini Beberapa Alasan Kenapa Jokowi Sering Dihina Anak Buahnya Sendiri

"Penulisan yang benar adalah kepala Badan Intelijen Negara," kata Djarot dalam siaran pers, Rabu (8/7/2015).(yn)

tag: #kemsetneg  #bin  #kepala bin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...