Berita
Oleh Ilyas pada hari Minggu, 23 Agu 2015 - 13:51:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Mabuk, Dua Warga Arso Timur Papua Serang Polisi

6520140804_060139_ilustrasi-senjata-tajam-pembacokan.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAYAPURA (TEROPONGSENAYAN) - Dua warga Arso Timur, Papua, yang sedang mabuk miniuman beralkohol Sabtu malam (22/8) tertembak saat mereka menyerang polisi dengan senjata tajam.

Marten Sako (32) dan Markus Mebi (24), tertembak kakinya.

Kapolres Keerom Akbp Tober Sirait kepada Antara, Minggu, mengakui, anggota polisi yang bertugas di Polsek Arso Timur awalnya menggeluarkan tembakan peringatan ke udara namun korban terus menyerang hingga akhirnya polisi menembakkan senjatanya ke arah tanah.

Saat tembakan kearah tanah itulah ternyata mengenai kaki kedua korban hingga akhirnya mereka melarikan diri ke kampung Krikuk.

Insiden itu sendiri berawal saat kedua korban bersama rekan-rekannya mendatangi pos keamanan PT. Rajawali dalam keadaan mabuk dan melakukan keributan.

Bahkan, mereka berusaha menyerang petugas security serta masyarakat di sekitarnya, kata Kapolres Keerom yang mengatakan polisi kemudian datang ke lokasi untuk menenangkan mereka.

Namun upaya anggota polisi tidak diterima dan korban bersama rekan-rekannya berjumlah delapan orang menyerang polisi, jelas Akbp Sirait.

Menurutnya, saat itulah korban menyerang polisi dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Kedua korban yang terkena tembakan di bagian tumit kiri dan kaki kanan itu kemudian melarikan diri ke Kampung Kriku.

Saat hendak dibawa untuk diperiksa luka tembak yang dialaminya Markus Mebi melarikan diri ke hutan.

Sedangkan rekannya, Marthen kini dirawat di RS Bhayangkara, kata Kapolres Keerom Akbp Sirait. (iy/an)

tag: #arso timur  #papua  #polisi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...