Bisnis
Oleh Yunan Nasution pada hari Selasa, 01 Sep 2015 - 14:23:46 WIB
Bagikan Berita ini :

PT PLN Turunkan Tarif Listrik Bulan Ini

65Listrik-pln.jpg
Listrik PLN (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menurunkan tarif listrik pada September 2015. Penyesuaian harga tersebut menggunakan Tariff Adjustment (TA).

Dikutip dari laman resmi PT PLN, Tarif listrik untuk golongan Tegangan Rendah (TR) dengan daya 3.500 Volt Ampere hingga 200 kilo Volt Ampere (VA) yang terdiri dari golongan tarif:

R-2 dengan daya 3.500 VA sampai 5.500 VA, Golongan R-3 dengan daya 6.600 VA ke atas, dan Golongan B-2 dengan daya 6.600 VA hingga 200 Kilo Volt Ampere (kVA) mengalami penyesuaian Rp 23,17 per kilo Watt hour (kWh) dari Rp 1.546,60 per kWh, menjadi Rp 1.523,43 per kWh.

Golongan Tegangan Menengah (TM) B-3 dengan daya di atas 200 kVA dan Golongan I-3 dengan daya di atas 200 kVA, tarif listriknya menurun dari Rp 1.218,26 per kWh menjadi Rp 1.200,01 Rp per kWh.

Golongan I-4 atau Tegangan Tinggi (TT) dengan daya 30.000 kVA ke atas, tarifnya menurun dari Rp 1.086,12 per kWh menjadi Rp 1.069,85 per kWh.

Penurunan tarif listrik tersebut disebabkan oleh penurunan harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price /ICP) dari Juni USD 59,40 per barel ke Juli USD 51,82 per barel. Kurs nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) naik dari Juni sebesar Rp 13.313 ke Juli Rp 13.375 per dolar AS. Inflasi naik dari 0,54 persen pada Juni ke Juli 0,93 persen.(yn)

tag: #pt pln  #tarif listrik  #pln  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...