Berita
Oleh Ilyas pada hari Selasa, 06 Okt 2015 - 10:08:30 WIB
Bagikan Berita ini :

Mucikari Pekanbaru Biasa Tawarkan Mahasiswi Segar Melalui Media Online

85Untitled.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

PEKANBARU (TEROPONGSENAYAN) - Aparat Kepolisian Resort Kota Pekanbaru, Provinsi Riau berhasil meringkus Dn alias DL (30) yang merupakan mucikari para mahasiswi.

"Saat diinterogasi, tersangka mengaku kerap melancarkan transaksi seks, menawarkan gadis-gadis segar pada banyak pelanggan melalui media sosial secara online," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (6/10/2015).

DL kata dia, diamankan saat berada di kamar sebuah hotel di Pekanbaru, ketika dirinya sedang menunggu calon pelanggan seks untuk wanita mahasiswi yang kerap dipamerkannya dalam sosial media.

Dengan bahasa halus dan sedikit gemetar, DL yang ditemui di kantor polisi menjelaskan, bahwa usahanya itu telah berlangsung cukup lama, tidak jelas dimulai kapan namun sudah lebih setahun.

Selama itu, DL mengaku telah berhasil mengumpulkan puluhan wanita rata-rata adalah gadis mahasiswi di universitas dalam kota dan luar kota.

"Ada 50-an mahasiswi yang diperlihatkan fotonya, dikirim lewat BBM, pelanggannya ada pengusaha, polisi dan lain-lain dengan modus menemani karaoke, kemudian bisa dibawa ke hotel," katanya.

Kompol Bimo Aryanto mengatakan, transaksi gelap pelaku dalam menjual gadis-gadis mahasiswa lewat jejaringan sosial media online telah digambar sejak lama.

Pengintaian kemudian kata dia terus dilakukan hingga akhirnya tersangka berhasil diringkus saat berada di dalam sebuah kamar hotel di Pekanbaru. "Dari tangan tersangka kami berhasil mengamankan uang tunai Rp3 juta dan sejumlah telepon genggam yang digunakannya untuk bertransaksi," katanya.

Sementara itu dari hasil penyelidikan dan interogasi, demikian Kompol Bimo, pelaku mengaku telah melakukan aksinya itu selama lebih hampir dua tahun.

Kata dia, kebanyakan wanita yang dijual oleh pelaku adalah kalangan mahasiswi dari berbagai daerah, baik dalam maupun luar provinsi.

"Perempuan-perempuan itu ada yang berasal dari Kampar, Rokan Hulu dan daerah lainnya termasuk dari luar provinsi," katanya.

Jaringan pelaku kata dia sudah cukup luas, bahkan ada pelanggan dari Jakarta yang memesan dan diantarkan untuk dieksekusi seks di Ibu Kota Negara itu.

"Sejauh ini menurut hasil penyelidikan kami, perempuan yang ditawarkan oleh pelaku itu seluruhnya telah dewasa atau tidak ada yang dibawah umur," katanya.

Modus pelaku, kata dia, yakni dengan membuka jaringan kenalan yang luas kemudian mengirimkan foto-foto wanita yang hendak dijual lewat pesan online dan BBM.

"Kebanyakan pelaku menawarkat paket sekali pakai, atau shortime dengan uang tunai di tempat. Harganya bisa Rp2 juta bahkan hingga Rp8 juta sekali main," katanya.

Perwira polisi ini mengatakan, sejauh ini tersangka masih harus menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kemungkinan pihak lain yang terlibat.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 12 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2007 tentang Perdagangan Manusia dengan ancaman kurungan paling lama 15 tahun," katanya. (iy)

tag: #mucikari  #psk  #mahasiswi  #pekanbaru  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...