Berita
Oleh Ilyas pada hari Kamis, 15 Okt 2015 - 19:51:52 WIB
Bagikan Berita ini :

PP Muhammadiyah Tolak Hari Santri Nasional

80haedar-nashir.jpg
Haedar Nashir (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Joko Widodo sudah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan ini sesuai dengan janjinya saat kampanye dalam Pilpres 2014 lalu.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir tak setuju dengan adanya Hari Santri Nasional. Menurutnya, adanya hari santri tersebut mengesankan adanya pengkotak-kotakan di kalangan umat Islam.

“Semangat Muhammadiyah itu semangat ukhuwah yang lebih luas di tubuh umat Islam, agar umat utuh, tidak terkotak-kotak pada kategorisasi santri dan non-santri. Jadi kita menolak karena Hari Santri membelah antara santri dan non-santri," kata Haedar usai membuka acara Tanwir Nasyatul Aisyiyah II di Jalan PHH Mustopa Kota Bandung, Kamis (15/10/2015).

“Santri itu kategori dalam genre umat Islam yang tingkat beragamanya lebih terpenuhi. Kemudian kategorisasi yang lain ada abangan dan sebagainya. Kita menolak kategorisasi itu."

Ia juga menegaskan bahwa penolakannya ini tidak didasarkan pada suka atau tidak suka satu organisasi Islam terhadap organisasi Islam lainnya.

"Kami juga sampaikan kepada saudara kami dari umat Islam, dari organisasi Islam lain, bukan Muhammadiyah itu suka atau tidak suka dengan ini, tapi ingin lebih berpikir secara luas dan tidak terkotak-kotak,” jelasnya.

Haedar mengaku tengah menyiapkan surat dari organisasinya yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo soal penolakan tersebut, juga pada organisasi Islam lain.

Atas penolakannya ini, ia mengaku akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo. (iy)

tag: #haedar nashir  #muhammadiyah  #hari santri nasional  #muhammadiyah tolak hari santri nasional  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...
Berita

Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan kapabilitas digitalnya melalui partisipasi pada event Digital Transformation Indonesia Conference & Expo ...