Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Minggu, 13 Des 2015 - 16:55:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Kontrak Freeport Jangan Diperpanjang, UU Minerba Harus Diakomodir

56diskusi-tebet.JPG
Suasana Diskusi di Warung Komando, Tebet (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat Energi Yusri Usman mengatakan, sejak pertama kali kontrak karya PT Freeport pada tahun 1967 dirancang, sejatinya memang sudah banyak hal yang tidak menguntungkan bagi bangsa Indonesia.

Diantaranya soal pembagian royalti yang hanya 1 persen untuk emas. Jadi jangan heran, lanjut dia, banyak rakyat Papua yang miskin meskipun hidup di sekitar tambang Freeport.

"Sejak april 1967, sejak kontrak karya dibuat, banyak isi poin kontrak karya tidak dilakukan dengan itikad baik," kata Yusri dalam diskusi bertajuk 'Keniscayaan Nasionalisasi Dibalik Sengkarut Freeport' di Warung Komando, Tebet, Jakarta, Minggu (13/12/2015).

Oleh karenanya, Yusri mendesak agar Presiden Joko Widodo segera mengambil langkah tegas untuk tidak perpanjang kontrak karya Freeport yang akan berakhir pada tahun 2021.

"Kontrak karya tetap berlaku sampai batas waktu berakhir tapi isi di UU Minerba harus di akomodir. Ini yang harus jadi bahan evaluasi," pungkasnya. (mnx)

tag: #kontrak-karya-freeport  #pt-freeport  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Gelaran BATIC 2026 Kukuhkan Indonesia sebagai Hub Kolaborasi Digital Asia Pasifik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 yang diselenggarakan oleh PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia ...
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...