Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 25 Jan 2015 - 18:20:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Kalah Lagi, Pemerintah Ijinkan Freeport Ekspor Konsentrat 6 Bulan

81MESDM-Freeport.jpg
Menteri ESDM Sudirman Saat Mengumumkan Perpanjangan Ijin Ekspor PT Freeport Indonesia (Sumber foto : Sahlan Ake/Teropong Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pemerintah kembali tunduk kepada Freeport. Perusahaan asal Amerika Serikat ini diijinkan lagi mengekspor konsentrat selama enam bulan ke depan. Padahal, Freeport masih membandel karena tidak segera membangun smelter.

“Kita memberikan waktu 6 bulan untuk perpanjang Memorandum of Understanding (MoU) yang expired (habis masa berlakunya-red) tanggal 25 Januari 2015 (hari ini-red),” ujar Sudirman Said Menteri ESDM di kantornya, Jakarta, Minggu (25/1/2015).

Perpanjangan atau kelonggaran diberikan, menurut Sudirman, Freeport berkomitmen membangun smelter di Gresik, Jawa Timur. Untuk itu pemerintah akan mengawasi secara ketat terhadap perkembangan rencana Freeport ini.

"Kita memberikan pesan kepada Freeport bahwa harus ada progres yang signifikan terhadap pembangunan smelter. Kalau tidak, maka izin ekspor akan dibekukan. Sampai kemudian ada penyelesaian," ujar Sudirman yang sudah melaporkan hal ini kepada Jokowi kemarin.

Kelonggaran ini adalah yang kedua kali diberikan Freeport. Sebelumnya, pemerintah dan Freeport membuat MoU pada Juli 2014 lalu. Berdasarkan MoU, Freeport diperbolehkan ekspor mineral mentah.

Padahal dalam UU Mineral dan Batu Bara disebutkan Indonesia melarang ekspor tambang mentah mulai 2014. Kelonggaran diberikan Freeport dengan harapan serius membangun smelter. Kenyataannya, perusahaan justru minta tambahan kelongaran lagi.

Kelonggaran ini dikecam sejumlah anggota Komisi VII DPR. Saat rapat dengar pendapat dengan Dirjen Mineral dan Batubara R Sukhyar, pemerintah dinilai melanggar aturan dengan memberikan ijin ekspor konsentrat. "Ketentuan itu batal demi hukum," ujar Ketua Komisi VII Kardaya Warnika, ketika itu.(ris)

tag: #Sudirman Said  #Freeport  #Smelter  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...