Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 21 Jul 2017 - 05:49:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Hasil Loby-loby Kerucutkan Lima Paket Menjadi Dua

9fadlizon3.jpg
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Rapat Paripurna pembahasan RUU Pemilu kembali dibuka sekitar pukul 22.35 WIB, Kamis (20/7/2017). Sebelumnya, rapat paripurna yang dimulai dari pukul 10.00 WIB mengalami dua kali skors untuk mempersilakan fraksi-fraksi melakukan loby-loby untuk mencari titik temu terhadap lima isu krusial revisi UU Pemilu.

Pimpinan rapat paripurna Fadli Zon, mengungkapkan setelah loby tersebut menyepakati 573 pasal di luar lima isu krusial. Selain itu juga, disepakati lima paket dikerucutkan menjadi dua. Yakni, paket A dan B saja.

"Setelah dilakukan lobby maka dikerucutkan lima paket menjadi dua paket yakni paket A dan paket B," ujar Fadli Zon saat memimpin sidang rapat paripurna, Kamis, Jakarta (20/7/2017).

Lanjut Fadli, selain itu juga ada perbedaan pendapat mengenai waktu pengambilan keputusan. Sebab, ada dua aspirasi yang muncul yakni dibahas malam ini atau ditunda hingga Senin (24/7).

"Untuk waktu pengambilan keputusan apakah malam ini atau ditunda hingga Senin?" kata Fadli Zon.

Dua paket tersebut adalah :

Paket A

Presidential Threshold : 20-25 %
Parliamentary Threshold : 4 %
Sistem pemilu : terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-10
Metode konversi suara: sainte lague murni

Paket B

Presidential Threshold : Nol persen
Parliamentary Threshold : 4 %
Sistem pemilu : terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-10
Metode konversi suara: kuota hare. (plt)

tag: #ruu-pemilu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Sartono Yakin RDMP Balikpapan Bisa Untungkan Negara

Oleh Fath
pada hari Selasa, 13 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XII DPR RI, Sartono Hutomo, meyakini keberadaan kilang raksasa atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang baru diresmikan Presiden Prabowo ...
Berita

TB Hasanuddin: Refleksi Awal Tahun 2026, Pertahanan Negara Butuh Arah Jelas di Tengah Gejolak Global

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyampaikan refleksi awal tahun 2026 terkait kondisi dan arah kebijakan sektor pertahanan negara di tengah ...