Bisnis
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 03 Nov 2017 - 06:40:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Wuih, 76 Pusat Logistik Mulai Beroperasi Tampung Inventori Capai Rp 910 T!

6320171103_062035.jpg
Sejumlah petugas beraktivitas di salah satu Pusat Logistik Berikat (PLB) di Indonesia di Kawasan Industri Krida Bahari, Cakung, Jakarta Utara, Kamis (10/3/2016). Keberadaan PLB ini merupakan realisasi dari Paket Kebijakan Ekonomi jilid II yang diharapkan dapat menurunkan biaya logistik nasional, mempercepat waktu bongkar muat (dwelling time) di pelabuhan serta mampu menarik investasi untuk pertumbuhan ekonomi nasional (Sumber foto : antara )

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan memastikan sebanyak 76 Pusat Logistik Berikat (PLB) telah beroperasi dengan nilai persediaan (inventory) yang disimpan mencapai Rp910 triliun. PLB itu tersebar di seluruh Indonesia.

"Sampai sekarang PLB yang sudah dikeluarkan Bea Cukai mencapai 76 lokasi," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi di Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Heru mengatakan lokasi PLB atau gudang logistik multi fungsi itu mulai tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Lhokseumawe di barat, Sorong di timur, Balikpapan di utara dan wilayah Jawa dan Bali di selatan.

Ia menambahkan sebanyak 76 PLB ini dimiliki oleh 43 perusahaan, yang bisa memiliki PLB di lokasi lainnya asalkan telah memenuhi berbagai persyaratan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Pemerintah fokus untuk membentuk logistic center di beberapa daerah yang tujuannya untuk mempermudah suplai bahan baku dan penolong. Maka pemerintah mendorong daerah mengeluarkan atau membentuk pusat logistik ini," ujar Heru.

Ia memastikan jumlah PLB akan bertambah karena otoritas bea cukai sedang menyiapkan pengembangan pusat logistik yang akan menjadi penghubung (hub) wilayah dengan memanfaatkan jalur transportasi udara.

Salah satunya di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali yang akan menjadi hub untuk mendorong optimalisasi usaha sektor bandara dan agar mampu bersaing dengan Changi di Singapura.

"Denpasar sebagai hub udara karena kalau diperhatikan ada 104 reguler international flight dan kebanyakan flight itu angkut wisatawan maka bagasi atau lambung pesawat kosong. Banyak ruang yang bisa dimanfaatkan," jelasnya.(dia/ant)

tag: #bea-dan-cukai  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...