Opini
Oleh Aliyudin pada hari Jumat, 27 Mar 2015 - 00:08:22 WIB
Bagikan Berita ini :

BEM Berikan Rapor Merah pada Jokowi-JK

93Rapor Merah Jokowi.jpg
Aliansi BEM Seluruh Indonesia serukan pemberian rapor merah pada Jokowi-JK (Sumber foto : BEM Untan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia memberikan rapor merah pada pemerintahan Presiden Joko widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

"Selama 156 hari pemerintahan Jokowi-JK kebijakan-kebijakan yang diambil banyak yang tidak pro rakyat dan bertentangan dengan janji-janji yang tercantum dalam nawacita," kata Kordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia Ahmad Khairudin Syam dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/3/2015).

Di bidang Ekonomi saat ini Rupiah melemah terhadap Dollar hingga posisi Rp 13.000/US$ dan hal ini mempengaruhi pada kenaikan harga-harga barang pokok. Di bidang Energi Blok Mahakam yang kontraknya akan habis pada 2017 sampai saat ini belum dipastikan 100% kembali ke negeri.

"Kemudian perpanjangan izin ekspor PT Freeport yang melanggar UU Minerba. Ditambah lagi harga BBM yang dilepas ke mekanisme pasar yang melanggar juga amanat konstitusi dalam Pasal 33 UUD 1945," tuturnya.

BEM juga menilai di bidang hukum saat ini terjadi konflik antar lembaga penegak hukum, revisi PP No. 99 Tahun 2012 yang melonggarkan remisi bagi koruptor.

"Kasus yang tidak kunjung usai adalah kasus korupsi BLBI, dan Century yang sampai saat ini tidak ada kejelasan," kata Khairudin.

Gonjang ganjing perpolitikan di indonesia saat ini juga dinilai sebagai salah satu penyebab dari banyaknya masalahnya yang kemudian muncul.

Sementara di bidang kemaritiman, pemerintahan Jokowi-JK belum ada kebijakan yang konkret dan nyata. "Program Tol Laut yang dijanjikan belum ada perkembangan. Ditambah kebijakan pelarangan penggunaan pukat oleh KKP mengancam pendapatan para nelayan yang selama ini menangkap ikan menggunakan pukat," tuturnya. (al)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #rapor merah Jokowi-JK  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Tiga Resep Dasar Berumur Panjang

Oleh Catatan Cak AT
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
Saat menghadiri pertemuan ilmiah di Vatikan baru-baru ini, Dr. Venkatraman (Venki) Ramakrishnan, peraih Nobel Kimia 2009, menyempatkan diri menjenguk Paus Fransiskus yang baru saja pulih dari sakit. ...
Opini

Peran Intelijen Di Negeri Sendiri Sebagai Problem Solving Bukan Problem Taking

Era orde baru meninggalkan legacy intelijen, dengan stigma sebagai alat represif penguasa terhadap kelompok oposisi dan menyebar teror untuk menciptakan rasa takut publik. Kekuasaan orde baru, telah ...