Berita
Oleh Radit Pradipta pada hari Selasa, 06 Feb 2018 - 17:40:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Penyerang Ulama Diduga Orang Gila Terlatih?

16kh.jpg
KH Umar Basri (Mama Santiong) saat dirawat di RS Al Islam, Kota Bandung, Senin (29/1/2018) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku curiga dengan orang gila yang melakukan penganiayaan kepada ustadz R. Prawoto dan KH Emon Ujar Basri di Jawa Barat. Menurutnya,Badan Intelijen Nasional (BIN) dan Polri harus mengusut tuntas kejiwaan penyerang dua ulama di Jawa Barat.

"Ketika orang gila terlatih mengincar korbannya maka perlu diusut, baik diusut kejiwaan pelaku maupun modus umum," kata Mardani saat dihubungi di Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini pun meminta semua pihak mewaspadai fenomena orang gila yang mengincar ulama.

Tak hanya ulama, ungkap dia, yang terbaru santri asal Pondok Pesantren Al Futuhat di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat atas nama Abdullah mengalami penganiayaan dari mulai pemukulan hingga ditebas oleh senjata tajam di Desa Karangtengah, Kecamatan Kadungora pada Sabtu, (3/2/2018) malam.

"Maka kami minta BIN dan Polisi segera usut, agar tidak menganggu jalannya Pilkada damai 2018," pungkasnya. (icl)

tag: #penganiayaan-ulama  #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...