Berita
Oleh Sahlan pada hari Senin, 27 Agu 2018 - 18:32:14 WIB
Bagikan Berita ini :

Airlangga Bantah Ada Aliran Dana PLTU Riau ke Golkar

19AirlanggaHartarto.JPG.JPG
Airlangga Hartarto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto membantah ada aliran dana suap proyek PLTU Riau 1 dari Eni Saragih sebesar Rp 2 miliar untuk pembiayaan Munaslub Golkar 2017.

"Kemudian yang lain terhadap dana ke Partai Golkar, dari hasil informasi dan pernyataan ketua OC Pak Agus Gumiwang mengatakan tidak ada dan ketua panitia penyelenggara tidak ada, bendahara Golkar tidak ada," kata Airlangga di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (27/8/2018).

Selain itu, dirinya juga menghargai sikap mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang telah mengundurkan diri dari kepengurusan partai.

"Pak Idrus tentu kita hargai karena belia secara kesatria mengundurkan diri dari Partai Golkar," ucapnya.

Sebelumnya, pengacara Eni Saragih, Fadli Nasution mengatakan adanya aliran dana suap Proyek PLTU Riau 1 yang diberikan kliennya untuk membiayai Munaslub Golkar 2017.

Dalam Munaslub Golkar 2017 itu, Eni ditugaskan menjadi bendahara penyelenggara.

Eni adalah tersangka kasus penandatanganan kerja sama pembangunan PLTU Riau 1.(yn)

tag: #airlanggahartarto  #partai-golkar  #enimaulani  #pln  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...